Sejarah Saghara elmo

Menjadi matahari di ujung Madura dulu hanya harapan. Matahari yang menggiring banyak terpaan cahaya dari berbagai sudut pulau. Matahari yang membumikan semangat perbaikan. Datang dari timur Madura, membawa bekal ilmu dan tekad, begitulah yang dilakukan saya ketika pertama kali merantau di luar pulau. Tidak hanya saya seorang diri yang merantau menjajaki ilmu, banyak generasi muda Madura yang tertantang untuk merantau karena mungkin nenek moyang kami telah mengajarkan hal itu sejak dulu hingga akhirnya mendarah daging pada diri kami. Namun, kami juga diajarkan pergi untuk kembali. Sekecil apapun manfaat untuk tempat kelahiran kami akan sangat berarti untuk pemuda Madura lainnya.

Pepatah Madura bilang “Abhental Omba’, Asapo’ Angen” yang artinya “Bergelung-gelung dengan Ombak, Berselimut Angin”. Pepatah yang secara tidak langsung meberikan sengatan listrik kepada otak dan hati bahwa orang Madura memiliki dedikasi tinggi untuk memperbaiki diri meski banyak rintangan dan tantangan yang harus dihadapi.Pepatah yang semula menjadi jargon seorang nelayan diadopsi menjadi jargon semangat Saghara Elmo dengan merubah kata Omba’ menjadi Tekad dan Angen menjadi Elmo. Pemuda Madura adalah pemuda tangguh yang takkan pernah berhenti menyerah untuk berdaya dengan segenap ilmu yang dimiliki.

Pergerakan tekad dan ilmu ini diprakarsai oleh teman-teman seperantauan(Husnul, Arika, Nikmatus) dan dimulai sejak kami di bangku perkuliahan sejak tahun 2016. Kami memiliki shared values dan shared experience tentang pendidikan di pulau kami, dan akhirnya sampailah kami pada suatu kesepakatan bahwa kami akan membentuk ruang ilmu bagi generasi kami selanjutnya. Kami namakan “Saghara Elmo” sebagai ruang ilmu dan ruang kesempatan untuk belajar dan berkarya. Keyakinan saya dan teman-teman untuk membagun Saghara Elmo diperkuat dengan berbagai ketimpangan yang terjadi di Pulau Madura dan di luar Pulau. Ancaman terbesar kita adalah ketidakinginan untuk belajar dan ketertinggalan yang tak mau dikejar.

Berasal dari dasar ingin berbagi kebaikan, Saghara Elmo telah membawa pandangan tentang keberdayaan kepada pemuda Madura. Pemberdayaan yang kami lakukan semata-mata untuk menyelamatkan generasi selanjutnya agar dapat mempersiapkan dan membekali diri dengan kemampuan yang dibutuhkan di era digital ini. Berbagai kesempatan berhamburan, tapi tak kunjung terserap dan tersalur dengan baik di Pulau Madura.

Oleh karena itu, atas dasar saling bahu-membahu dan keinginan melihat saudara-saudara kami tersenyum dengan merasakan kesempatan yang telah kami dapat selama ini, Saghara Elmo akhirnya terbentuk untuk mengakomodasi rasa empati, inisiasi, dan kolaborasi pemuda-pemuda Indonesia khususnya Madura.

Imamatul Khair
Founder Saghara Elmo
Juni 2018

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *